Senin, 20 Januari 2014

Tugas 4 pengantar bisnis

Analisis pengusaha sepatu ekspor “Radyas”

Disini saya akan menganalisis seorang pengusaha sepatu yang biasa dikenal sebagai pak donny yang menjual sepatu ekspor yang bernama “radyas” ,beliau merupakan seorang pengusaha sepatu yang sudah memulai karirnya dari awal tahun 2010 beliau menjual sepatu wanita secara online.awal cerita dia bisa menjual sepatu yaitu dia seorang reseler sebuah produk melalui online.
Karena dizaman sekarang banyak penduduk yang memakai jejaring sosial media ide tersebut muncul, karna ada seorang pelanggan menanyakan sebuah sepatu kualitas ekspor, maka dia mulai menjual sepatu ekspor melalui sosial media ternyata banyak yang suka karena kualitas sepatu yang ia jual sangat bagus dan motifnya pun menarik karena melalui sosial media pelanggan bisa memilih dengan mudah dan lebih simple.maka itu banyak pelanggan yang bisa memesan dari beberapa daerah seperti bali,padang,kalimantan dll dan pembayarannya bisa melalui transfer
sepatu yang beliau jual berasal dari cina,bangkok,jepang dll.sekarang beliau sudah mempunyai beberapa cabang,kantor beliau juga sekarang sudah bisa membangun rumah dan bisa membeli mobil beliau juga sudah punya 10 kariyawan keuntungan yang beliau dapat dalam sebulan bisa 10 juta /bulan
sekarang beliau juga membuka lagi bisnis baru yaitu memelihara hewan kelinci dari beberapa negara, beliau ingin mengembangbiakan kelinci dan menjual ke beberpa patshop dan juga menjual melalui online dan beliau juga mengikuti beberapa kontes kelinci dan beliau juga memenangi beberapa penghargaan.
dari cerita tersebut saya mulai termotivasi untuk mencapai kesuksesan kita harus memulainya dari bawah ,karena kita harus bisa tahu bagaimana rasanya untuk mencapai kesuksesan karna untuk mencapai kessuksesan tidak semudah membalikkan telapak tangan sebab hidup di dunia ini kita harus bisa bekerja keras untuk masa depan yang lebih baik.

Saya juga berharap bisa mengikuti jejak pak donny di bidang sepatu karena saya ingin bisa berbisnis sambil kuliah dan salah satunya membuka usaha online karena saya sebagai mahasiswa ingin bisa mempunyai penghasilan sendiri dengan usaha saya sehngga bisa meringankan beban orangtua saya dengan mempuyai bisnis online.

Minggu, 19 Januari 2014

Penulisan 4 Pengantar Bisnis

Penulisan 4 Pengantar Bisnis

Ayah

 
Ayah....
Suatu kata yang apabila di ucapkan menimbulkan rasa aman
Ayah....
Seseorang yang akan selalu dibutuhkan
Ayah....
Suatu panggilan untuk sesorang yang kita cintai
Ayah....
seseorang yang selalu merasa dirinya gagal
Ayah....
Kebijaksanaannya selalu disalah artikan
Ayah....
Prisai yang sangat kuat
Ayah....
Hero yang tidak akan pernah terkalahkan

Sekarang dirimu pergi 
Meninggalkan dunia yang fana ini
Tapi rasa cintamu 
Akan selalu tetap bersama dunia ini 

Penulisan 3 Pengantar Bisnis



Senior High School

Berawal ketika kelas 3 SMP, saat itu ada penambahan materi pelajaran fisika yang terakhir. Di Pendalaman Materi yang terakhir ini tidak semua murid diikut sertakan. Saat itu saya memiliki teman perempuan, kita sebut saja Via, dia baru saja mendapatkan anugerah yaitu bisa meramal dari garis tangan. 
Saya dan 3 teman saya meminta Via untuk meramal saya dan teman-teman saya. Satu persatu teman saya diramal Ina, hingga tiba akhirnya saya yang diramal oleh Via. Salah satu ramalan Via untuk saya waktu itu adalah saya akan melanjutkan sekolah kejenjang SMK.
Tiba saatnya saya dan teman-teman saya lulus dari Sekolah Menengah Pertama. Dan seberjalannya waktu saya tidak menyadari bahwa saya benar-benar masuk SMK, yaitu Sekolah Menengah Kristen. Itu adalah SMA yang bernama SMAS PSKD 4. 
Dan saya memulai beradaptasi dengan lingkungan saya yang baru dimana ketika saya di SMP murid sekelas bisa mencapai 40 tapi di PSKD murid sekelas hanya 20 dan ketika saya SMP teman-teman saya lebih banyak yang seagama dengan saya tapi di PSKD teman-teman saya dominan lain agama dengan saya, benar-benar hal yang sangat bertolak belakang.
Diawal sekolah saya sangat merasa asing mungkin itu karena lingkungan yang sangat sangat sangat berbeda. Tapi saya tidak ingin terus-terus membuang masa indah di SMA. 
Waktu berlalu dengan cepat hingga akhirnya saya mulai terbiasa dengan lingkungan baru saya. Suatu hari saya dan beberapa teman saya mendapatkan masalah dengan senior. Masalah itu terjadi disebabkan karna saya dan beberapa teman saya itu menyuruh teman lelaki sekelas kita benama Oty untuk kekantin dan kita menitipkan beberapa list makanan dan minuman. Ternyata dari kejadian itu ibu kantin mengira bahwa Oty membeli makanan dan minuman sebanyak itu karena disuruh senior, sehingga ibu kantin menegor salah satu senior perempuan. Sehigga kakak senior itu pun marah dan memanggil Oty untuk mengatakan apa yang terjadi. Oty pun mengungkapkan pada senior itu apa yang terjadi. Sehingga senior perempuan itu memanggil saya dan beberapa teman saya untuk bertemu dengan senior perempuan itu saat pulang sekolah nanti. Saat pulang sekolah pun tiba, saya dan beberapa teman saya menemui senior itu, dan kejadian ini menjadi pengalaman pertama saya di tegur oleh senior.
Dan ketika saya duduk dikelas 2 IPA SMA saya merasakan suasana yang sangat sangat sangat sangat kekeluargaan di SMAS PSKD 4, mungkin disebabkan karena sekelas yang muridnya tidak begitu banyak jadi para guru dapat memerhatikan dan mengenali para muridnya dengan sangat efisien. 
Bahkan ketika saya duduk di kelas 3, rasa kekeluargaan itu semakin menjadi dimana kami satu angkatan 2013 memutuskan untuk perpisahan di pulau Bali. Disaat itu kami semua saling membantu satu sama lain untuk memenuhi dana yang kami butuhkan mulai dari mengamen malam hari,subsidi silang, pokonya saat itu kami satu angkatan berusaha untuk tetap jalan Jakarta-Jogja-Bali-Jakarta.
Awal ke berangkattan kami memutuskan untuk berangkat by Bus untuk semata-mata kami ingin merasakan perjalanan yang bersuasana kekeluargaan, have fun, bebas dan tanpa aturan tapi tetap dalam lingkaran perhatian guru-guru yang ikut saat itu. Dan ketika kami pulang menuju Jakarta kami memutuskan untuk menggunakan transportasi pesawat terbang karna kami semua sangat sangat lelah.
Itu adalah perjalanan kami bersama-sama terakhir disaat masih berstatus siswa-siswi SMAS PSKD 4.

Adaptasi dengan lingkungan baru berawal dengan rasa yang sangat aneh, berbeda dari biasanya, tapi kalau kita membuka hati dengan sepenuh jiwa, rasa yang awal kita rasakan akan berubah 100% menjadi rasa nyaman, kekeluargaan yang luar biasa bahkan saat kita harus berpisah dengan lingkungan yang sudah membuat kita merasa nyaman akan membuat kita tidak ingin berpisah dengan lingkungan itu. 

Buat teman-teman SMAS PSKD 4 dan semua teman-teman ku terimakasihhh karena sudah memberikan saya pengalaman dan rasa nyaman. Dan terimakasih sudah mau menjadi keluarga kedua untuk saya RISS DIANA REVIRA SURGA :)












SMAS PSKD4 2013 ;)









Malam perpisahan dan malam H-1 pengumuman kelulusan :)




XII-IPA SMAS PSKD4 
THANKS FOR ALL MY TEACHER :*

Minggu, 24 November 2013

TUGAS 3 PENGANTAR BISNIS
Laporan Keuangan dan Analisis Ratio
Pengantar Bisnis 
 Lapran Keuangan 

ANALISIS RATIO :
1. Current Ratio ( Rasio Lancar)
Merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki,
Current Ratio dapat dihitung dengan rumus :
Current Ratio = Aktiva Lancar
                          Kewajiban Lancar
                     =   Rp. 6116684 
                      Rp. 1185786
                     = 5.15 (tahun 2010)
                     =Rp. 5884428
                       Rp. 1519273
                     = 3.87  ( tahun 2009)

b. Quick Ratio ( Rasio Cepat )
Merupakan rasio yang digunaka untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendeknya dengan menggunakan aktiva yang lebih likuid . Quick Ratio dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Quick Ratio = Aktiva Lancar – Piutang
                                Kewajiban Lancar
                    = Rp. 6116684-Rp. 358910-Rp. 788065-Rp. 69997
                                             Rp. 1185786
                     = 4.13 (tahun2010)
                     = Rp. 5884428-Rp. 234839-Rp. 2445085-Rp. 23965
                                        Rp. 1519273
                      = 2.09 (tahun2009)
c. Cash Ratio ( Rasio Lambat)
Merupakan Rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban jangka pendek dengan kas yang tersedia dan yang disimpan diBank. Cash Ratio dapat dihitung dengan Rumus yaitu :
Cash Ratio = Cash + Cash Equivalent
                  Kewajiban Lancar
                 = Rp. 4329499
                  Rp. 1185786
                = 3.65 (tahun 2010)
                  = Rp. 2456659
                   Rp. 1519273
                 =  1.6 (tahun 2009)
2. Ratio Solvabilitas
Rasio ini disebut juga Ratio leverage yaitu mengukur perbandingan dana yang disediakan oleh pemiliknya dengan dana yang dipinjam dari kreditur perusahaan tersebut.
a. Total Debt to Equity Ratio (Rasio Hutang terhadap Ekuitas)
Merupakan Perbandingan antara hutang – hutang dan ekuitas dalam pendanaan perusahaan dan menunjukkan kemampuan modal sendiri, perusahaan untuk memenuhi seluruh kewajibanya .
Rasio ini dapat dihitung denga rumus yaitu :
Total Debt to equity Ratio = Total Hutang
                                              Ekuitas Pemegang Saham
                                          =Rp. 1185786
                                      Rp. 7740325
                                          = 0.2 (tahun 2010)
                                         = Rp. 1519273
                                         Rp.7062730
                                        = 0.3 (tahun 2009)
b. Total Debt to Total Asset Ratio ( Rasio Hutang terhadap Total Aktiva )
Rasio ini merupakan perbandingan antara hutang lancar dan hutang jangka panjang dan jumlah seluruh aktiva diketahui. Rasio ini menunjukkan berapa bagian dari keseluruhan aktiva yang dibelanjai oleh hutang. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Total Debt to Total Asset Ratio = Total Hutang
                                                      Total Aktiva
                                               = Rp. 1185786
                                            Rp. 7740325
                                                   = 0.15 (tahun2010)
                                               =Rp. 1519273
                                           Rp. 7062730
                                                    = 0.2 (tahun2009)
3. Ratio Rentabilitas
Rasio ini disebut juga sebagai Ratio Profitabilitas yaitu rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba atau keuntungan, profitabilitas suatu perusahaan mewujudkan perbandingan antara laba dengan aktiva atau modal yang menghasilkan laba tersebut.
Yang termasuk dalam ratio ini adalah :
a. Gross Profit Margin ( Margin Laba Kotor)
Merupakan perandingan antar penjualan bersih dikurangi dengan Harga Pokok penjualan dengan tingkat penjualan, rasio ini menggambarkan laba kotor yang dapat dicapai dari jumlah penjualan.
Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Gross Profit Margin = Laba kotor
                                    Penjualan Bersih
                                 = Rp. 16694278
                               Rp. 134267
                               = 12.4 (tahun 2010)
                        =  Rp. 2675168
                            Rp. 151538
                               = 17.6 (tahun2009)
b. Net Profit Margin (Margin Laba Bersih)
Merupakan rasio yang digunaka nuntuk mengukur laba bersih sesudah pajak lalu dibandingkan dengan volume penjualan.
Rasio ini dapat dihitung dengan Rumus yaitu :
Net Profit Margin = Laba Setelah Pajak
                                  Penjualan Bersih
                              =Rp. 901069
                            Rp. 134267
                            = 6.7 (tahun 2010)
                            =  Rp. 1592551
                           Rp. 151538
                            = 10.5 (tahun 2009)
c. Earning Power of Total investment
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan dari modal yang diinvestasikan dalam keseluruhan aktiva untuk menghasilkan keuntungan netto. . Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Earning Power of Total investment = Laba Sebelum Pajak
                                                                  Total aktiva
                                                        = Rp. 1180378
                                                           Rp. 7740325
                                                   = 0.15 (tahun 2010)
                                                   = Rp. 2236710
                                              Rp. 7062730
                                                   = 0.31 (tahun 2009)
d. Return on Equity (Pengembalian atas Ekuitas)
Merupakan rasio yang digunakan untuk mengukur kemampuan dari modal sendiri untuk menghasilkan keuntungan bagi seluruh pemegang saham, baik saham biasa maupun saham preferen. Rasio ini dapat dihitung dengan rumus yaitu :
Return on Equity = Laba Setelah Pajak
                                Ekuitas Pemegang Saham
                            = Rp. 901069
                               Rp. 5426500
                          = 0.16 (tahun 2010)
                           = Rp. 1592551
                          Rp. 4718846
                           = 0.3 (tahun 2009)