Sabtu, 02 November 2013

Tugas 2 Pengantar Bisnis

Persaingan Coca Cola VS Pepsi

Perang merek antara dua merek raksasa ini benar-benar bikin semua orang di dunia pemasaran menahan nafas, mengerinyitkan dahi dan lalu garuk-garuk kepala. Sejak dua merek tersebut dilahirkan, masing-masing pada tahun 1886 dan 1903, hampir bisa dikatakan persaingan keduanya  sudah dimulai. Saling sikut dan perang iklan, baik iklan cetak dan video. Mereka berambisi bisa meraih dominasi pasar minuman ringan berkarbonasi. Bisa dimaklumi kalau terkadang masalah etika pun dikesampingkan. Nah, kini sambil tidak mempermasalahkan dulu masalah etika, mari kita lebih menyorot kreativitas Coca Cola dan Pepsi dalam upayanya memenangkan simpati dan preferensi pelanggan.


SEJARAH COCA COLA


Diciptakan pertama kali di bulan Mei 1886, oleh Dr. John S. Pemberton di Atlanta,
Georgia. Nama "Coca-Cola" sebenarnya merupakan ide dari Frank Robinson,
yang menjadi pemegang pembukuan Dr. Pemberton, yang kemudian
menggambarkannya dalam bentuk teks script yang melayang, yang menjadi sangat
terkenal hingga saat ini. Nama Coca-Cola sendiri sebenarnya berasal dari campuran bahan minuman tersebut yaitu stimulant cocaine, yang dicampur dengan kola nuts (yang merupakan bahan caffeine). Percaya atau tidak, awalnya Dr.Pemberton mengklaim bahwa Coca-Cola dapat menyembuhkan berbagai penyakit, termasuk morphine addiction,dyspepsia, neurasthenia, sakit kepala, dan impotensi dan dijual seharga 5cent per gelar. Pemberton terinspirasi atas kesuksesan cocawine Perancis Vin Mariani, yang dibuat oleh Angelo Mariani.
Penjualan pertama dilakukan di Atlanta, Georgia di sebuah farmasi bernama Jacob
Pharmacy pada tanggal 7 Mei 188, dan dalam delapan bulan pertama, terjual sebanyak sembilan minuman setiap harinya. Dr. Pemberton memasang iklan pertama kali pada tanggal 29 Mei di Jurnal Atlanta untuk produk minuman. Total penjualan yang berhasil dilakukan oleh Dr. Pemberton pada tahun pertama sebanyak $50, namun pengeluaran pada tahun tersebut mencapai $70, sehingga mengalami kerugian saat itu. Kini, produk Coca-Cola dikonsumsi lebih dari 834 juta per hari. Tahun 1887, Dr. Pemberton menjual sebagian saham perusahaannya kepada Asa Griggs Candler, yang menjadikannya sebagai sebuah perusahaan berbadanhukum Coca Cola Corporation di tahun 1888. Di tahun yang sama, Pemberton menjual sahamnya kedua kalinya kepada tiga orang pebisnis, yaitu J.C. Mayfield, A.O. Murphey, dan E.H. Bloodworth. Sementara itu, anak Dr. Pemberton, yaitu Charley Pemberton mulai menjual minuman buatannya sendiri. Hingga pada saat itu, ada tiga macam produk Coca- Cola, yang dijual oleh tiga perusahaan yang berbeda, berada di pasaran.



Menaklukkan Amerika

Di tahun 1891, Asa Candler yang merupakan pemilik dari bisnis Coca-Cola yang telah dijalankannya selama lima tahun, berhasil mendapatkan $2.300, kemudian sempat mencoba beberapa jenis produk lainnya, namun kemudian menghentikan serta memfokuskan diri sepenuhnya pada minuman yang berhasil membuatnya menjadi seorang pebisnis yang sukses. Candler mendaftarkan trademark "Coca-Cola" pada kantor paten Amerika dan membayar dividen pertamnya sebanyak $20 di tahun 1893. Candler secara pribadi selalu melibatkan diri dalam proses pencampuran setiap tetes sirup yang dibuatnya. Formula rahasiatersebut dikenal dengan sebutan "7X", dan hanya diketahui oleh beberapa rekanan yangsangat dipercaya. Dalam waktu tiga tahun kemudian, seiring dengan perkembangan dunia periklanan dan promosi saat itu, seperti penggunaan souvenir, kalender yang menampilkan gambar perempuan muda dan tidak terhitung berbagai hal yang baru, Coca-Cola berhasil menembus ke setiap negara bagian Amerika Serikat. Logo Coca-Cola menyebar dan dapat ditemukan di seluruh penjuru dinding di Amerika, yang bila dihitung secara kasar mencapai 2,5 juta kaki persegi. Candler berhasil membuat masyarakat untuk mencoba minumannya dan mereka membelinya. Sejarah membuktikan bahwa apa yang dilakukannya benar yaitu dengan membentuk persepsi bahwa minumannya lebih dari sekadar suatu minuman bersoda. Pada saat itu juga, sebuah toko permen di Mississippi yang terkesan dengan besarnya permintaan terhadap minuman ini, mencoba membotolkan dan menaruhnya di depan tokonya. Idenya adalah seharusnya masyarakat bisa membawa minuman penyegar kemanapun mereka pergi. Tahun 1899, pembotolan skala besar dilakukan oleh dua orang Chattanooga, entrepreneur dari Tennesse, yang membeli hak untuk membotolkannya (seharga satu dollar) dan menjual Coca-Cola di seluruh Amerika Serikat. Apa yang dilakukan
ini menjadi pelopor dari suatu jaringan produksi dan distribusi terbesar di seluruh dunia. Tulisan Coca-Cola (spencerian script), biasanya disertai dengan kata "drink", mulai memenuhi sisi-sisi berbagai bangunan dan gudang di seluruh Georgia, segera setelah Coca- Cola Company terbentuk. Di tahun 1960an, saat dunia periklanan berubah dan arti lain dari periklanan mulai bermunculan, Coca-Cola pun mulai bergerak ke penggunaan metode- metode promosi yang lebih modern hingga kini.



SEJARAH PEPSI COLA


Pepsi Cola ditemukan oleh Caleb Bradham, seorang ahli farmasi dari New Bern, North Carolina. Seperti ahli farmasi kebanyakan pada saat itu, dia juga memasang dispenser minuman bersoda di toko obatnya. Dia menjual minuman bersoda ciptaannya sendiri. Minuman ciptaannya yang paling populer bernama "Brad's drink" terbuat dari air, gula, vanilla, pepsin dan biji cola. "Brad's drink", di buat pada musim panas tahun 1898, dan kemudian berubah nama menjadi "Pepsi Cola" setelah pepsin dan biji cola digunakan dalam resepnya. Nama Pepsi Cola didaftarkan pada tanggal 16 Juni 1903.  Sesudah 17 tahun sejak kesuksesannya, Caleb Bradham harus kehilangan Pepsi Cola karena kekalahannya di pasar saham. Dia percaya bahwa harga gula akan naik, tetapi ternyata sebaliknya sehingga diapun bangkrut dalam sekejap. Hal ini berakibat bangkrutnya Pepsi Cola pada tahun 1923.



Tahun 1931, Pepsi Cola di beli oleh presiden Loft Candy Company yang bernama
Charles G. Guth dan melakukan perubahan pada formula minuman tersebut. Tahun 1940, sejarah dibuat dengan di buatnya jingle iklan pertama yang disiarkan secara nasional. Jingle lagu yang berjudul "Nickel Nickel" yang ditayangkan untuk Pepsi Cola menaikkan harga saham pepsi cola dan jumlah saham. "Nickel Nickel" menjadi hit dan direkam dalam 55 bahasa.Tahun 1964, untuk pertamakalinya Diet Pepsi diperkenalkan..





PERSAINGAN COKE VC PEPSI

Perang ini dimulai pada era tahun 60 an dimulai dengan diakuisisinya Minute Maid yang merupakan produsen jus buah, Dunkan foods yang menjual kopi , dan coklat hangat serta Belmont Spring Water. Pepsi sendiri tidak mau kalah, mereka melakukan merger dengan Frito Lay yang merupakan pemain utama dalam pasar makanan ringan dan membentuk Pepsi-Co. Tujuan Pepsi melakukan merger ini adalah untuk menciptakan sinergi yang diharapkan nantinya akan meningkatkan penjualan.



Pada periode ini Coca-Cola lebih memfokuskan diri pada pasar diluar negeri dengan

alasan bahwa pasar minuman ringan didalam negeri (U.S) telah mengalami kejenuhan.  Sedangkan Pepsi sendiri tetap secara agresif mengekspansi pasar U.S dan berhasil  mendapatkan pangsa pasar dua kali lipat pada periode waktu 1950 dan 1970.  

Selanjutnya pada era 70 an Pepsi berhasil menyalip penjualan Coca-Cola pada jaringan restaurannya. Selanjutnya yang dilakukan oleh Coca cola adalah melakukan restrukturisasi dalam halfranchising didalam menetapkan harga. Setelah itu Coca-cola mengumumkan kenaikan harga yang cukup signifikan dan diikuti Pepsi dengan menaikan harga sebesar 15 %. yang bertujuan untuk mendapatkan keleluasaan

Perang cola di era 80 an ditandai dengan dijualnya hampir semua anak perusahaannya yang berbisnis non CSD (Carbonate Soft Drink) kecuali Minutes Maid. Kemudian Coca-cola mengumumkan akan mengganti resep minumannya yang telah berumur 99 tahun.  Hal ini berdampak pada kehilangan sebagian besar kostumer loyalnya. Hal ini segera diantisipasi Coca-cola dengan meluncurkan produk bernama Coca-Cola Classic yang menggunakan resep lama tiga bulan kemudian. Selanjutnya Coca-cola meluncurkan 11 produk baru yang salah satunya adalah Diet Coke yang diperkenalkan pada tahun 1982 dan dengan segera menjadi minuman bersoda paling popular dan berada di peringkat 3 penjualan CSD di U.S. Pepsi juga tidak mau kalah dengan ikut meluncurkan 13 produk minuman baru. Baik Pepsi-Co maupun Coca-cola menawarkan lebih dari 10 produk utama minuman ringan dengan beraneka rasa dan lebih dari 17 model kaleng maupun
botol kemasan yang berbeda-beda.


Pertumbuhan volume penjualan di U.S sendiri hanya berkisar 1% pada periode 80an dan meningkat hanya menjadi 3 sampai 7 persen pada periode berikutnya. Sedangkan permintaan di pasaran global cenderung datar datar saja. Ketika Coca-cola mengalami kesusahan dalam penjualannya, sebaliknya Pepsi justru diam-diam mengalami pertumbuhan dalam penjualannya dengan cara mengekspansi beberapa perusahaan minuman ringan dari jenis lain. Sebagai perbandingan Pepsi mengalami pertumbuhan 3% pada tahun 2004 sementara penjualan Coca-cola berjalan ditempat.  Pada masa berikutnya konsumsi minuman ringan bersoda mulai mendapat kritikan dari  pemerhati kesehatan. Badan Nutrisi Amerika mengidentifikasikan bahwa konsumsi minuman ringan bersoda merupakan penyebab utama terjadinya obesitas pada masyarakat Amerika Serikat. Langkah Pepsi yang mengakuisisi perusahaan minuman non soda memang tepat. Pada tahun 2004 Pepsi berhasil menguasai pasar non CSD di U.S dengan market share sebesar 47,3%, melampaui Coca-cola yang hanya berhasil mendapatkan pangsa pasar sebesar 27%. Pada periode selanjutnya bisa dilihat pada gambar, bahwa dalam kurun waktu 2006 sampai 2007 market share CSD dikuasai oleh Coca Cola. Pada kurun waktu tersebut diluncurkan juga beberapa produk baru seperti Pepsi Blue dan Coca-Cola Zero.


Coca-cola zero dan Diet Coke dipromosikan sebagai produk Cola yang memiliki kadar

gula rendah. Pola hidup masyarakat yang semakin sehat menganggap kalori berlebih yang ada pada produk Coca-cola merupakan ancaman besar bagi berat badan mereka. Sehingga produk ini diciptakan oleh Coca-cola untuk menyasar konsumennya yang sedang berdiet maupun masyarakat yang khawatir akan mengalami obesitas.

Produk Diet coke muncul pada tahun 1982 dengan tagline sugarfree dan low calories. Hal ini sejalan dengan regulasi yang mulai dijalankan di beberapa negara mengenai pembatasan jumlah kalori yang terkandung dalam minuman bersoda. Produk ini juga aman untuk dikonsumsi penderita diabetes karena tidak mengandung gula sama sekali dan juga hanya mengandung sedikit sekali kalori. Sedangkan produk Coca-cola Zero adalah produk Coca-colasugar fr ee
melimpah dibandingkan dengan Diet Coke. terbaru yang dikatakan memiliki rasa yang lebih  Pada perkembangan selanjutnya, isu yang dihadapi oleh produsen CSD (Pepsi & Coke) adalah isu kesehatan. Siklamat yang merupakan pemanis buatan dan biasa digunakan oleh Coca-cola ditengarai bisa menyebakan kanker. Bahkan produk Coca-cola Zero yang pemanisnya hanya menggunakan siklamat, ditarik perederannya oleh Pemerintah negara Venezuela.


Distribution system

Sistem distribusi Coca-cola merupakan salah satu sistem distribusi terbaik. Armada distribusi Coca-cola mampu menyalurkan barang hingga daerah pelosok. Hal ini tidak lepas dari banyaknya produk yang dimiliki dan distribusikan secara bersamaan, yang akhirnya berimbas pada minimumnya biaya distribusi dan dapat membuat Coca- cola memiliki cost advantage.

Selain itu, Coca-Cola juga memiliki bottling network yang luas serta kuat. Hubungan diantara mereka cukup kuat dimana perusahaan bottler tidak diperbolehkan untuk ikut mengemas merk – merk baru dari pesaing baru yang memproduksi barang yang relatif sama dengan product line yang diusung oleh Coca – Cola. Kemudian, ketersedian produk mereka juga didukung oleh kedudukan kompetitif mereka terhadap  retailer atas para pesaingnya. Dalam hal ini, Coca-Cola mampu memberikan margin yang lebih tinggi kepadar etailer guna menjual produk-produk mereka dibandingkan para  pesaingnya. Supplier Case: NutraSweet

Selama hampir 17 tahun G.D Searle memegang hak paten penuh atas pemanis buatan dan ia menjadi satu-satunya produsen artificial sweetner
digunakan oleh semua produsen minuman ringan termasuk didalamnya Coca-cola
company. Produknya yang bernama NutraSweet merupakan satu satunya pemanis buatan yang memenuhi standar kesehatan (sakarin dan produk lainnya telah dilarang karena menimbulkan penyakit). Searle memperoleh hak istimewa tersebut karena jasanya menemukan produk tersebut dan perusahaan lain dilarang memproduksi barang serupa karena ada hokum paten yang melarang diproduksinya barang temuan baru kecuali oleh penemunya dalam kurun waktu 17 tahun setelah penemuannya. (pemanis buatan) yang

Pada tahun 1992 Hak Paten yang dimiliki Searle telah kadaluarsa dan banyak indutri berlomba memproduksi produk serupa. Sebelum tahun 1992 Searle dengan mudahnya menaikkan harga menjadi dua kali lipat, namun para produsen minuman ringan tidak memiliki pilihan selain tetap membeli produk tersebut. Saat ini NutraSweet tetap menjadi produk pemanis buatan yang dipilih oleh kebanyakan produsen minuman ringan namun tentu saja dengan harga yang jauh lebih rendah.

Dari Kasus diatas kita bisa membuktikan bahwa teori yang mengatakan
“Bargaining position daya atau input mereka sangat vital bagi perusahaan” , sedangkan  Searle memiliki kedua produsen akan meningkat apabila mampu memonopoli sumber hal tersebut sehingga posisi tawarnya menjadi sangat kuat bagi perusahaan-perusahaan  minuman yang ada. 




sumber :
  •  http://antonhariyanto.blogspot.com/2011/04/persaingan-dan-perang-merek-coca-cola.html
  • https://www.google.com/search?q=persaingan+coca+cola+dan+pepsi&source=lnms&tbm=isch&sa=X&ei=XNB1UtbbOsTarAfbzYDoCQ&ved=0CAcQ_AUoAQ&biw=1366&bih=664#imgdii=_



Penulisan 1 Pengantar Bisnis

Tips Menghilangkan Bulu di Ketiak
 
Menghilangkan bulu di ketiak dapat menggunakan kapur sirih. Banyak orang yang menghilangkan bulu di ketiaknya dengan cara di waxing di salon kecantikkan atau mencabutnya secara paksa dengan menggunakan pinset pencabut bulu, sebenarnya itu semua sangat berbahaya dan dapat menimbulkan kanker pada ketiak.
Berikut cara mencabut bulu di ketiak dengan secara alami atau menggunakan kapur sirih.
  • Basahkan kapur sirih kepada sedikit air, kapur sirih yang tadinya padat akan menjadi sedikit mengental.
  • Balurkan ke sekitar daerah ketiak anda.
  • Tunggu beberapa menit.
  • Lalu bilas ketiak anda sampai bersih.
  • Setelah kering cabut bulu di ketiak anda secara perlahan.

Minggu, 06 Oktober 2013



PENGERTIAN AMDAL
Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL) adalah hasil studi atau telaah secarah cermat tentang dampak penting suatu kagiatan yang dapat digunakan dalam pengambilan keputusan terhadap kegiatan atau proyek yang akan dilaksanakan, sedangkan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL) adalah keseluruhan dari hasil studi yang disusun secara sistematis dan merupakan satu kesatuan dalam bentuk dokumentasi yang diperlukan dalam proses pengambilan keputusan.
Dengan adanya AMDAL pengambil keputusan mencoba melihat :
  1. Apakah ada dampak pada kualitas lingkungan hidup yang melampaui batas toleransi yang sudah ditetapkan
  2. Apakah dalam menimbulkan dampak pada proyek lain atau kegiatan lain sehingga dapat menimbulkan komplik
  3. Apakah akan menimbulkan dampak negatif yang tidak dapat ditoleransi serta membahayakan keselamatan masyarakat
  4. sejauhmana pengaruhnya pada pengelolaan lingkungan yang lebih luas.
Suatu rencana kegiatan dapat dinyatakan tidak layak lingkungan, jika berdasarkan hasil kajian AMDAL, dampak negatif yang timbulkannya tidak dapat ditanggulangi oleh teknologi yang tersedia. Demikian juga, jika biaya yang diperlukan untuk menanggulangi dampak negatif lebih besar daripada manfaat dari dampak positif yang akan ditimbulkan, maka rencana kegiatan tersebut dinyatakan tidak layak lingkungan. Suatu rencana kegiatan yang diputuskan tidak layak lingkungan tidak dapat dilanjutkan pembangunannya.

v  Alasan AMDAL diperlukan untuk melakukan suatu studi kelayakan, yaitu :
  1.  
    1. Karena undang-undang PP Nomor 27 tahun 1999 pasal 1  dan peraturan pemerintah menghendaki demikian.
    2. AMDAL harus dilakukan agas kualitas lingkungan tidak rusak dengan beroperasinya proyek-proyek industri.
v  Komponen AMDAL terdiri dari
1. PIL (Penyajian Informasi Lingkungan)
2. KA (Kerangka Acuan)
3. ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan)
4. RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan)

v  Beberapa peran AMDAL, yaitu :
1. Peran AMDAL dalam pengelolaan lingkungan. Apabila dampak lingkungan yang telah diperkirakan jauh berbeda dengan kenyataannya, ini dapat saja terjadi kesalahan-kesalahan dalam menyusun AMDAL atau pemilik proyeknya sesuai AMDAL.
2. Peran AMDAL dalam pengelolaan proyek. Bagian AMDAL yang diharapkan oleh aspek teknis dan ekonomis biasanya adalah sejauh mana keadaan lingkungan dapat menunjang perwujudan proyek, terutama sumber daya yang diperlukan proyek tersebut seperti air, energi, manusia, dan ancaman alam sekitar.
3. AMDAL sebagai dokumen penting. Laporan AMDAL merupakan dokumen penting sumber informasi yang detail mengenai keadaan lingkungan pada waktu penelitian proyek dan gambaran keadaan lingkungan di masa setelah proyek dibangun.
v  Tujuan AMDAL adalah menduga kemungkinan terjadinya dampak dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan.
v  Kegunaan AMDAL, yaitu
1. Sebagai bahan bagi perencanaan dan pengelola usaha dan pembangunan wilayah.
2. Membantu proses pengambilan keputusan tentang kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan atau kegiatan.
3. Memberi masukan untuk penyusunan desain rinci teknis dari rencana usaha dan atau kegiatan.
4. Memberi masukan untuk penyusunan rencana pengelolaan dan pemantauan lingkungan hidup dari rencana usaha dan atau kegiatan
5. Memberi informasi bagi masyarakat atas dampak yang ditimbulkan dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan.
v  Langkah-langkah AMDAL, yaitu :
1. Usulan Proyek.
2. Penyaringan usulan proyek dengan PIL (Penyajian Informasi Lingkungan). Bila usulan proyek sejak awal berpendapat bahawa usulan proyeknya akan memiliki dampak penting, maka pemrakarsa bersama instansi yang bertanggungjawab dapat langsung membuat AMDAL dengan terlebih dahulu menyiapkan kerangka acuan. Jadi, dalam hal ini tidak diperlukan PIL.
3. Menyusun Kerangka Acuan
4. Membuat ANDAL (Analisis Dampak Lingkungan)
5. Membuat RKL (Rencana Pengelolaan Lingkungan) dan RPL (Rencana Pemantauan Lingkungan)
6. Implementasi Pembangunan Proyek dan Aktivitas Pengelolaan Lingkungan.
v  Hal – hal yang perlu dicermati dalam rona lingkungan hidup adalah sebagai berikut:
1. Wilayah studi rencana usaha dan atau kegiatan.
2. Kondisi kualitatif dan kuantitatif dari berbagai sumber daya alam yang ada di wilayah studi rencana usaha dan atau kegiatan, baik yang sudah ada dan yang akan dimanfaatkan maupun yang masih dalam bentuk potensi.
v  Contoh Komponen Lingkungan Hidup :
1. Fisik Kimia
i. Iklim, kualitas udara dan kebisingan
ii. Fisiografi
iii. Hidrologi
iv. Hidrooseanografi
v. Ruang, lahan dan tanah
2. Biologi
i. Flora
ii. Fauna
3. Sosial
i. Demografi
ii. Ekonomi
iii. Budaya
iv. Kesehatan Masyarakat
v  Dalam melakukan AMDAL, perlu dijelaskan dampak besar dan penting yang bakal timbul melalui perkiraan yang benar.
v  Hasil evaluasi mengenai hasil telaahan dampak besar dan penting dari rencana usaha dan atau kegiatan ini selanjutnya menjadi masukan bagi instansi yang bertanggung jawab untuk memutuskan kelayakan lingkungan hidup dari rencana usaha dan atau kegiatan sebagaimana dimaksudkan dalam PP Nomor 27 Tahun 1999.
v  Ruang Lingkup Studi dan Metode Analisa Data
a    Identitas Pemrakarsa dan Penyusun AMDAL
b.   Wilayah Studi. Lingkup wilayah studi mencakup pada penetapan wilayah studi yang digariskan dalam kerangka acuan untuk AMDAL dan hasil pengamatan di lapangan.
  1.  
    1. Pelingkupan Wilayah Studi. Lingkup wilayah studi AMDAL ditetapkan berdasarkan pertimbangan batas-batas ruang, yaitu :
· Batas Proyek : ruang dimana suatu rencana usaha dan atau kegiatan melakukan prakonstruksi, konstruksi dan operasi.
· Batas Ekologis : ruang persebaran dampak dari suatu rencana usaha dan atau kegiatan menurut media transportasi limbah (air/udara), dimana proses yang berlangsung diperkirakan akan mengalami perubahan mendasar, termasuk dalam ruangan ini adalah ruang di sekitar rencana usaha dan kegiatan yang secara ekologis memberi dampak terhadap aktivitas usaha dan atau kegiatan.
· Batas Sosial : ruang di sekitar rencana dan atau kegiatan yang merupakan tempat berlangsungnya berbagai interaksi sosial yang mengandung norma dan nilai tertentu yang sudah mapan.
· Batas Administratif : ruang dimana masyarakat secara leluasa melakukan kegiatan sosial ekonomi dan sosial budaya sesuai dengan UU yang berlaku.
· Batas Ruang Lingkup Studi AMDAL : ruang yang merupakan kesatuan dari keempat wilayah di atas, namun penentuannya disesuaikan dengan kemampuan pelaksana yang biasanya memiliki keterbatasan sumber data, seperti waktu, dana, tenaga, teknik, dan metode telaahan.
  1.  
    1. Metode Pengumpulan dan Analisis Data. Studi AMDAL dapat berjalan sesuai dengan alur dan pedoman yang telah ditetapkan, sehingga akan menghasilkan studi yang sahih dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah, maka studi AMDAL juga dalam analisisnya perlu melakukan metode pengumpulan dan analisis data yang ilmiah pula.
v  AMDAL perlu disusun dengan sistimatik, sehingga dapat :
1. Langsung mengemukakan pendapat penting yang bermanfaat bagi pengambilan keputusan, perencanaan, dan pengelolaan rencana usaha dan atau kegiatan.
2. Mudah dipahami isinya oleh semua pihak, termasuk masyarakat.
3. Memuat uraian singkat tentang rencana usaha dan segala dampak besar dan pentingnya.
v  Kegunaan dan keperluan mengapa rencana usaha dan atau kegiatan harus dilaksanakan, yaitu
1. Penentuan batas-batas lahan yang langsung akan digunakan.
2. Hubungan antara lokasi rencana usaha dan atau kegiatan dengan jarak dan tersedianya sumber-sumber daya.
3. Alternatif usaha dan atau kegiatan berdasarkan hasil studi kelayakan.
4. Tata letak usaha dan atau kegiatan
5. Tahap pelaksanaan usaha dan atau kegiatan
i. Tahap prakonstruksi/persiapan
ii. Tahap konstruksi
iii. Tahap Operasi
iv. Tahap Pasca Operasi